Perihal Takdir

Terkadang kamu harus mengikhlaskan. Bukan karena tak sayang, Tapi karena ada sesuatu yang memang tidak bisa dipaksakan. (unknown-)   23 November 2013 06:59 wita “Chan, Kasriadi meninggal”. Tak ada yang lebih menyakitkan mungkin selain menerima kabar buruk di pagi hari saat jiwa baru terbangun. ya…

Kutitip Ibu

Pagi belum lagi datang, Ibu telah krasak-krusuk di dapur. Aku, yang pada dasarnya memang sensitif dengan suara, terbangun dan menjenguk ibu di Dapur. Dari belakang terlihat siluet ibu sedang mengemas barang-barang. Tangannya lengket dan keringat sepagi ini telah membulir didahinya. Aku duduk didepan meja, ibu…

Ibu dan Pohon Halaman Belakang

Ia masih terduduk sepi di sudut ruang keluarga. Matanya berkaca-kaca sejak ayahnya menyeret paksa ibunya ke halaman. Saking kasarnya, potret keluarga dan foto masa kecilnya berjatuhan ke lantai. Hujan terus turun dan Ia tetap terduduk di sana, setidaknya ia tak menangis. Ya karena ia laki-laki,…

Jangan Pernah Membenci Umik

angin laut bertiup perlahan, aroma amis bercampur lengket asin air laut menerpa wajah. Di lego-lego abi sedang menyiangi jala yang akan di gunakan menangkap ikan besok subuh. Aroma masakan umi tercium sampai ke bawah. “Nay, nailah nak. Bantu umi mu dibelakang” Aku berpura-pura tidak mendengar…