Kondangan; Yay or Nay?

Undangan datang satu persatu, wuuush. Alhamdulillah, berarti Juli adalah bulan baik untuk yang akan menggelar resepsi dan juga semoga menjadi bulan baik untuk yang mendatangi resepsi. Eh ngomong-ngomong soal resepsi yang juga berarti perjamuan adakah di antara warganet sekalian yang suka ribet ke resepsi?

Ribet bagaimana? Sebagai kaum perempuan, saya sadar benar bahwa mendatangi resepsi yang selanjutnya kita sebut saja kondangan, sangatlah butuh persiapan. Benar kan ibu-ibu? atau jangan-jangan cuma saya yang suka ribet yah? HAHA. Nah menurut saya, ada beberapa hal yang membuat kondangan itu menjadi terasa ribet. Apaan? cekidot~

1. OOTD Kondangan
Outfit Of The Day (OOTD) kondangan sering jadi yang paling ribet menurut saya. Lah iya, dateng ke pesta harus kece kan? eh harus rapi dan elok maksudnya. Ah dasar milenial *ups. Jadi, perempuan itu kadang sangat memikirkan yang namanya akan pakai setelan apa ke kondangan. Jangankan ke kondangan, sehari-hari aja kadang suka pilah pilih sampai bingung. Nah apalagi mau kondangan, mau ketemu banyak orang, mau dandan cantik, mau selfie-selfie.

    Sumber : ig kebaya_inspiration

Selain cewek, jangan kira cowok-cowok gak ribet. Mereka juga kadang sering lelah memilih kemeja tapi tidak seheboh cewek-cewek sih. Kadang mereka lebih lelah menunggu cewek berpakaian dan berdandan. iyekan?

2. Dandan
Namanya juga kondangan, bukan acara tiap hari atau tiap minggu. Nah karena alasan itu, maka kadang kita prepare pokoknya harus cantik sampai berjam-jam. “kan beliyau yang nikah teman dekat” “eh siapa tau ketemu teman lama yang cocok diajak bikin resepsi”. Itu adalah contoh alasan-alasan yang biasa saya dengar, bukan alasan pribadi haha.

Contoh dandanan yang serem

Ada juga sih yang tidak begitu mementingkan berdandan saat kondangan. Termasuk saya, jarang sekali berdandan untuk ke kondangan. Ya, bukannya gak mau ribet tapi memang gak tau dandan hahaha. Tapi ya memang dandan itu lumayan penting agar saat selfie dan foto ramean bisa kelihatan cantik.

3. Mahkota
Mahkota apaan? HAHAHA. Jadi begini, biasanya kalau ke kondangan atas sampai bawah harus oke kan? Termasuk bagian rambut atau hijab itu diurusnya ribet juga. Contoh nih, demi ke kondangan kita akan mencatok rambut, di model sosis, atau disanggul sekalian (niat asli). Tidak beda jauh dengan yang berhijab. Ada yang hijabnya di model keong, model rambut rapunzel, pita-pita, hijab pakai anting, pokonya macam-macam modelnya.

Kerjaan di atas selain memakan waktu yang lumayan juga akan ribet di transportasi. Misalnya buat yang naik motor ini akan ribet kalau pakai helm. Bisa kacau balau sebelum sampai tempat kondangan. Tapi ada juga yang cuma sisir rapi rambut dan hijabnya cuma dipasang biasa. Jenis ini biasanya kalau gak lagi terburu-buru, berarti memang kalem dan sederhana.

4. Bawa apa?
Kalau yang satu ini sih relatif. Kalau yang biasanya saya lihat, tamu kondangan biasanya akan membawa amplop undangan berisi sejumlah uang. Selain berupa uang, kadang ada yang membawa berbentuk barang. Biasanya nih, yang membawa barang itu keluarga atau teman dekat penyelenggara resepsi. Nah, biasanya ada juga yang saling kumpul uang buat beli satu barang berkesan untuk mempelai. Di sini kadang akan ribet antara mau beli apa, dimana dan drama mengumpulkan uangnya.

Dibalik foto bahagia ini, ada drama kado~

Sekarang, pemberian untuk mempelai bukan cuma berupa uang atau barang atau kado yang dibawa ke kondangan. Ada juga yang menyewakan hotel, membelikan tiket bulan madu, hingga kenyamanan lainnnya pasca menikah. uww mau dong.

5. Macet
Hal hal terakhir ini juga relatif. Bagi yang tinggal di kota besar langganan macet mungkin biasa saja. Tapi bagi kota adem ayem seperti Makassar, bulan-bulan ramai pernikahan jadi masa langganan macet. Akses jalan sekitar gedung pernikahan akan sangat macet. Belum lagi jika nikahannya bertepatan dengan malam minggu atau malam kemenangan pesepakbola di kota itu. Atau gedung pernikahan dekat dengan jalur langganan macet. Sebab biasanya orang-orang akan cenderung menggunakan mobil untuk ke kondangan. Baik itu mobil pribadi atau taksi online.

Untuk yang mau ngundang wilayah Makassar dan sekitarnya. Saran saja kak, kalau mau nikah sebaiknya tidak di malam minggu, saat PSM akan bertanding, memakai gedung sekitar sudirman sana, dan bertepatan dengan kelarnya acara bursa kerja. Kalau tidak, mungkin saya datengnya pas nikahan selanjuya saja. Aih aih pamali bener omongan anak satu ini.

Pas ditanya “Kondangan sendirian?”

Kalau dilihat lihat lagi, hal-hal di atas memang lebih dititikberatkan kepada perempuan. Ribet atau tidak, ya namanya juga kondangan yang mana artinya kita diundang maka wajarlah kita datang sebagai tamu dengan penampilan yang baik. Terlepas dari itu psssttt… siapa tau yah ketemu mantan pacar atau calon jodoh yang bikin kita ngundang juga kan yah. Ya siapa tau?~

Sekian bahasan ringan dari saya yang terlalu banyak undangan bulan ini dan bingung dengan persediaan baju kondangan yang itu-itu aja. Bhay.

8 thoughts on “Kondangan; Yay or Nay?

  1. dulu dulu saya seneng banget ke kondangan, selain bisa ketemu teman2 bisa foto2 makeup and dressed gitu hihihik, tp sekarang2 selalu mikir2 kalo ke kondangan wkwkkwwk mamak rempong bawa anak apa nggak bawa suami apa nggak. hahahay

    1. Ini gimana sih saya yg masih single aja sudah malas dan rempong Hahaha gimana nanti kalo udah punya suamik 🙈🙈

  2. Wahahahaaaa cewek mah ribet ya kalau ke kondangan ._. rapi-rapi begitu.

    Aku pernah ke kondangan cuma pake kemeja kotak-kotak, kancing dibuka, pake jeans, dan dengan pedenya ambil makanan disini dan disitu.

    Haha cowo lebih simpel… Tapi apa ada cewe yang mau sama cowo simpel?

    LAH INI NAPE CURHAT ETDAH!

    1. Cewek emang ribeet tapi kita cewek2 kadang udah sadar ribet eh masih juga dikerjain. apaan dah 😂😂

  3. Ya Alloh kak, mau kondangan aja sudah mikirnya ribet, gimana mau buat acara kondangan. Anak mudayaa. Anyway nice post, first time baca blognya.

    1. Itulahh.. kubutuh panitia buat acara kondangan nanti. yakali masnya minat 😂😂😂

      Harus di follow iniblog berarti!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *