Libur Telah Usai!

Puasa ke-4 libur usai, bye makanan enak ala rumah. Bye manja-manja di rumah sama Ibu, say goodbye tidur siang berkualitas, dan challenge masak sore-sore, bye. Hari selasa saya harus terima kenyataan untuk kembali ke Makassar, kembali bekerja dan menyelesaikan urusan di sini *sedih*.

Selasa subuh saya tiba di Makassar, berbekal makan sahur dan kue buat dibagi-bagi ke teman. Sampai rumah langsung makan, beres-beres dan lanjut tidur. Biasanya sih olahraga dulu atau membaca, apapun pokoknya bukan tidur. Tapi perjalanan yang rasanya panjang malam tadi bikin capek sekali, lagipula saya harus fit karena akan siaran siang sampai malam hari ini.

Pada Ramadhan kali ini, saya mengambil 4 hari jadwal siaran di radio dan 3 hari untuk cari jodoh (nggak ding :D) . Setiap hari dengan durasi siaran 5 jam dan dua program acara hingga magrib. Bagaimana rasanya siaran pas Ramadhan? Tentu effortnya lebih besar. Kalau biasanya siaran sambil prepare botol minum besar di samping monitor, kali ini harus kuat tahan lapar, haus dan tenggorokan tetap terdengar baik-baik saja.

Announcer lyfe~

Menjadi penyiar sama dengan menjadi sosok yang ceria sepanjang VO (voice over). Ada yang namanya smiling voice atau terdengar tersenyum saat berbicara. Tentu saja, tidak terdengar lemas atau butuh makan Hahaha. Pendengar tidak mau tahu, kamu lagi sariawan, bibir pecah-pecah atau kehausan. Pokoknya harus terdengar strong dan bersemangat. Keras juga yah kehidupan penyiar :D.

Nah, karena ini bukan kali pertama saya siaran di bulan Ramadhan jadi sudah tahu kiat-kiat biar tetap semangat menyiar. Seperti Minum 8-10 gelas air selama waktu buka sampai waktu sahur, perbanyak buah dan sayur, kalau bikin jus harus tanpa pemanis dan mengurangi makanan yang mengandung gula dan pemanis. Satu lagi yang paling berat, sebaiknya menghindari makanan yang mengandung minyak.

Meskipun sudah sepenuh hati menjaga suara agar tetap baik selama Ramadhan. Tapi kadang selain menyiar suka banyak ngomong alias cerewet (hahaha) bikin suara tiba-tiba serak atau bahkan hilang. Nah, kalau sudah begini bukan tindak pencegahan lagi tapi mengobati.

Saya biasanya akan minum Perasan jeruk nipis yang ditambahkan kecap rutin saat berbuka dan sahur. Bisa pula dengan mengonsumsi buah delima secara rutin. kalau misalnya kamu merokok, sebaiknya saat Ramadhan dikurangi dulu karena juga akan berpengaruh terhadap suara. Biasanya sakit tenggorokan akan disertai batuk atau flu, selalu pakai masker saat keluar rumah untuk menghindari virus yang bisa saja menyerang sistem imun.

Semoga kita senantiasa sehat dalam menjalani Ramadhan dan psssttt, dengerin saya siaran yahh. Tapi jangan rikues adzan magrib x)

6 thoughts on “Libur Telah Usai!

  1. Mampir ke blognya Tarii for the 2st tiiiime …
    Wah aku baru tau Tari penyiar. Keknya Seru aja ya kehidupan penyiar itu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *