Mengurus Keterangan Domisili dan NPWP

Per oktober 2017, saya resmi 6 tahun sudah jadi anak rantau di Makassar. Selama berdomisili di Makassar, saya terhitung jarang sekali pulang. Mungkin 2 sampai 3 kali setiap tahun. Malah sering hanya sekali setahun. Terakhir kali pulang, kalau tidak salah sekaligus saya gunakan untuk mengurus KTP elektronik yang sempat hilang. Awalnya saya menunda-nunda mengurus karena harus pulang ke Pinrang, dan lagi KTP lama saya waktu itu masih bisa digunakan. Untungnya, waktu itu proses pengurusannya hanya sehari. Mulai dari mengurus surat keterangan hilang hingga mencetak KTP. Semuanya serba cepat dan melalui jalur mandiri. Bisa dibaca di postingan sini.

Dalam rangka melengkapi berkas pekerjaan. Kali ini saya harus mengurus keterangan domisili. Dikarenakan, KTP saya beralamatkan Pinrang sedangkan segala jenis pengurusan yang akan saya lakukan harus setidaknya memiliki KTP alamat Makassar atau keterangan domisili. Waduh, dalam hati saya mengeluh. Memikirkan cerita orang-orang betapa ribetnya mengurus berkas-berkas seperti itu. Saya soalnya pernah mengalami diarahkan sana sini, dipersulit karena tak ada uang capeknya. Tapi kan udah gak boleh pungli? Kemudian saya ragu tapi saya sudah diomeli HRD jadi ya saya pasrah. Saya harus mengurus keterangan domisili untuk mengurus NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Mengurus Keterangan Domisili

Untuk mengurus keterangan domisili, kita harus punya KTP dan tentu saja alamat tempat tinggal di Makassar. Berkas pertama yang harus diambil adalah surat keterangan dari RT dan RW yang menerangkan bahwa kita benar-benar tinggal di alamat yang dimaksud. Kertas keterangan yang diberikan kepada saya berwarna kuning. Semacam formulis data diri yang harus dibubuhi tanda tangan oleh ketua RT dan RW. Setelah melengkapi data, kertas tersebut dibawa ke kelurahan setempat.

Surat Keterangan Domisili

Di kelurahan saya sendiri, data yang harus dilengkapi untuk mendapatkan keterangan domisili adalah KTP, surat pengantar dari RT/RW, foto berwana 3×4, dan surat keterangan pembayaran PBB rumah yang dihuni. Prosesnya cepat. Setelah melengkapi berkas, petugas kelurahan akan mencetak keterangan domisili dan melengkapi data yang diberikan. Tidak sampai 15 menit surat keterangan domisili saya sudah selesai.

Mengurus NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas WP dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Yang diwajibkan memiliki NPWP adalah semua orang yang telah memiliki penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Thanks google hahaha

NPWP juga digolongkan dalam beberapa jenis. Saya sendiri mengurus NPWP pribadi. Untuk pengurusan NPWP juga sama tidak ribetnya dengan pengurusan domisili. Malah lebih mudah karena bisa diakses melalui online juga. Untuk memulai pendaftaran NPWP secara online silahkan klik https://ereg.pajak.go.id/. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Kring Pajak di 500200. Untuk pengurusan NPWP pribadi, data-data yang harus saya lengkapi adalah form isian yang telah diberikan di loket depan, fotocopy KTP, surat keterangan domisili dan surat keterangan bekerja.

KPP Bagian Makassar Selatan

Kantor Pelayanan Pajak di Makassar terletak di Jl. Urip Sumiharjo. Untuk wilayah Makassar ada tiga tempat. Yaitu untuk wilayah barat, utara dan selatan. Wilayah ini diatur sesuai dengan kecamatan domisili. Setelah mengambil formulir di loket dekat pintu masuk. Saya mengambil antrian sambil melengkapi data di form. Tidak lama menunggu, antrian saya dipanggil, berkas di proses dan tadaaaa. Saya takjub saudara-saudara, kartunya langsung jadi (halah). Soalnya pernah dengar, kartunya harusnya diambil seminggu setelah pengurusan. Wah ternyata langsung selesai dan bisa dibawa pulang, tanpa ribet tanpa harus minta diurusin segala macam. Sebelum mengambil kartu, saya diingatkan untuk melakukan pelaporan sekali setiap tahun periode Januari hingga maret.

Kartu NPWP Langsung Jadi

Sebagai warga negara yang baik, kita memang sudah sepatutnya taat dan tertib pajak. Banyak manfaat jika telah memiliki NPWP. Paling penting bagi saya adalah agar tidak mendapat potongan Pajak Penghasilan (PPh) jika tidak memiliki NPWP. Bagi yang ingin mendaftar atau mengurus NPWP bisa melalui online. Di kolom pencarian google banyak review dan penjelasan step by step untuk mendaftar. Nah, jika misalnya ingin mengurus langsung ke kantor pajak sebaiknya persiapkan dulu data-data dengan lengkap. jangan kayak saya, sudah tiba di lokasi eh lupa belum fotocopy KTP. Alhasil saya harus keluar kantor mencari tukang fotocopy. Dan ya, setiap KPP memiliki kebijakan yang beda-beda, sehingga prosedurnya mungkin sedikit berbeda. Selamat mengurus, NO Pungli yah.

4 thoughts on “Mengurus Keterangan Domisili dan NPWP

  1. saya blum punya NPWP dan biasa ditanyain juga nomor NPWP ku,alhasil penghasilanku dipotong pajak deuhh (tsahhhh ::penghasilan::) wkkwkw
    tari doing great sebagai warga Makassar nih, ntapp!

    1. Ngurusnya gampang kok kak hihihi.. Awalnya juga menunda nunda tapi ya akhirnya diurus juga.

  2. Membuat npwp jauh lebih mudah dan cepat dari ngurus ktp, ya iyalahh cepet kan kalau udah punya npwp segala yang berhubungan dengan penghasilan harus dilaporkan dan dipotong 😁✌️. Sebagai warga negara yang baik ya memang harusnya begitu dong ya, wajib melaksanakan kewajiban membayar pajak. Dimana pajak merupakan hak negara. Nah kalau ktp, kenapa lama sudah lebih dari 1 tahun ini ktp si cinta terlunta2 dan belum dicetak dengan alasan blanko habis 😪. Padahal kan ktp ini merupakan hak warga negara ya, antara kewajiban dan hak seharusnya seimbang yaa. Ah teteh jadi curhat di sini deh 😆😂.

    1. ihiyy.. aku udah selangkah jadi warga negara yang lebih baik dong yah…

      Dulu waktu bikin ktp, sempat hilang ktp ku trus ngurus lagi cepet2 eh alhamdulillah blankonya masih aman hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *