Pesta Komunitas Makassar 2017 Harus Ada,.

Suara petasan demi petasan menggema di udara, diiringi koor kompak yang dipandu oleh The Macs man, salah satu komunitas yang tergabung dalam Pesta Komunitas Makassar 2016. Spanduk-spanduk bertuliskan PKM 2016 dibentang di beberapa titik, tangan-tangan panitia dan penonton saling terpaut bergerak mengikuti alunan lagu. Wajah lelah dari panitia yang bekerja selama beberapa bulan tampak terlupa sejenak, ya saya bisa tahu wajah-wajah mana yang pasti sangat lelah dengan Pesta hari ini, tapi sepertinya lelah itu terlupakan untuk sementara, semua sibuk dan hanyut dalam kemeriahan. Kemeriahan yang katanya membuat beberapa orang dejavu, iya saya pun merasa, penutupan oleh komunitas yang sama, beberapa konsep panggung diadopsi dari pesta tahun lalu, booth komunitas dan UKM, hingga  panitia tahun lalu yang sebagian masih bisa ikut tahun ini.
Lantas, apa yang berbeda?
Kita mundur dulu ke tahun 2014, Pesta pertama yang menyatukan 75 komunitas di Makassar dalam satu panggung yang bernama Pesta Komunitas Makassar 2014. Sebagai perwakilan dari komunitas Pecinta Anak jalanan (KPAJ) Makassar yang saat itu baru berdiri 4 tahun, komunitas saya masih terbilang belum banyak diketahui dan sebagai humas KPAJ saat itu, saya merasa Pesta Komunitas Makassar 2014 sangat membantu memberi tahu kepada orang-orang bahwa kami “ada”. PKM 2014 adalah pesta sederhana dengan dampak yang sangat besar bagi komunitas yang tergabung. KPAJ misalnya, kami mendapat banyak kunjungan di booth, orang-orang tertarik bergabung meski baru sekadar niat. PKM 2014 juga memberi panggung kepada adik-adik binaan kami untuk tampil membacakan puisi, terima kasih PKM 2014.

image

Melihat kesuksesan PKM 2014, euforia, dan semakin banyaknya komunitas yang ternyata belum tergabung di tahun tersebut, digagaslah kembali Pesta Komunitas Makassar 2015. Dengan konsep yang lebih matang, persiapan yang lebih maksimal lagi, dibentuklah panitia untuk Pesta Komunitas Makassar 2015. Jika tahun sebelumnya saya tidak sempat berperan aktif diakibatkan sibuk mengurus hati yang patah (ehm), tahun ini saya berkesempatan untuk terlibat langsung menyaksikan proses sinergi, harmoni, dan aksi lebih dari 125 komunitas. Saya merinding bila mengingat kembali antusiasme pengunjung yang sangat diluar dugaan.
PKM 2015 telah usai dengan perayaan besar-besaran, biaya yang tidak sedikit, dan tentu saja dengan lelah luar biasa. Lantas perlukah mengadakan kembali PKM 2016? Pertanyaan-pertanyaan itu sering saya dengar sebelum panitia PKM 2016 terbentuk. Pertanyaan yang mau tidak mau juga mengusik saya. PKM 2016 bisa lebih bagus tidak yah? Akan lebih keren dari PKM 2015?
Sebagai perwakilan dari Komunitas Pecinta Anak Jalanan (KPAJ) Makassar maka saya akan berbicara dari sisi komunitas saya dulu. Momen-momen Pesta Komunitas Makassar adalah momen yang ditunggu. Persiapan sebelum hari H menjadi ajang berkumpul membicarakan kesiapan mengisi booth, lebih repot lagi kami harus memikirkan adik-adik akan tampil apa. Ajang PKM menjadi ajang mengenalkan program-program dari KPAJ  sekaligus bersilaturahmi dengan komunitas-komunitas yang ada di Makassar. Repot? Iya. Tapi melihat adik-adik tampil di atas panggung, mendengar sorak sorai penonton setelah mereka  tampil, wajah-wajah bangga volunteer, saya merasa repot kami tidak sia-sia.
Baiklah, kita sudahi dulu nostalgia dua tahun ke belakang.
Pesta Komunitas Makassar 2016 kembali digelar tahun ini. Seperti tahun lalu, event ini didukung oleh Dinas Ekonomi dan Kreatif Kota Makassar. Persiapan dimulai sejak Maret 2016,setiap perwakilan komunitas diajak untuk menjadi panitia, konsep mulai dibahas, saling sharing antara panitia tahun lalu dan tahun ini terjadi, ide-ide keren dari anak muda  Makassar bisa didengar setiap rapat rutin yang diberi nama rapat besar. Mendekati hari H konsep semakin dimatangkan, setiap divisi diperkuat,drama juga semakin tumbuh sana sini. PKM 2016 memilih tanggal 25 dan 26 Mei 2016 dan lokasi Pantai Losari sebagai waktu dan tempat diadakannya perhelatan besar ini. Jika ada yang bertanya apa perbedaan PKM 2015 dan PKM 2016? Baiklah saya akan mencoba membantu menjawab, tapi ini bukan klarifikasi yah  *eh.
Pesta Komunitas Makassar 2016 tahun ini hadir bukan hanya sebagai ajang berpesta dua hari lantas selesai begitu saja. Dengan 9 kategori komunitas yang ada di Makassar, maka diperkuatlah setiap pilar dari 9 kategori ini. Hampir setiap kategori membuat kegiatan , mengenal lebih dekat komunitas yang memiliki visi dan misi yang hampir sama, dan bersinergi dalam satu kegiatan. Bukan hanya event dari setiap kategori, panitia PKM 2016 tahun ini juga mengadakan berbagai kegiatan sebelum hari H seperti Panggung Komunitas, Car Free day,piknik komunitas, hingga Bazar Komunitas . Saya sangat mengapresiasi panitia yang membuat flyer tahun ini, berapa flyer kegiatan yang mereka buat mengingat banyaknya kegiatan pra event Pesta Komunitas Makassar 2016? Pasti banyak.

image

Saya baru berbicara mengenai pra event karena menurut saya bagian itu yang sangat “terasa”, lagi-lagi sebagai kakak dari Pasukan Bintang saya sangat senang dengan kegiatan Piknik Ceria dari hasil diskusi teman-teman di Kelas Kolaborasi Sosial dan Edukasi. Mereka membuat satu hari dengan konsep piknik mengajak seluruh anak-anak binaan komunitas sosial yang memiliki anak binaan dan membuat mereka merasa sedang piknik namun sambil belajar banyak hal. Sebagai volunteer komunitas sosial, satu kebahagiaan juga bila kami sesama volunteer bertemu dan berdiskusi seputar masalah yang ditemui di  komunitas masing-masing.
Saya tidak akan berbicara banyak seputar hari H, semua orang yang datang pasti bisa melihat bagaimana ramainya Pesta Komunitas Makassar 2016. Jumlah komunitas bertambah, booth-booth komunitas dihias semenarik mungkin, mau jajan? Ada booth UKM yang jumlahnya juga tidak sedikit namun kadang masih harus antri jika ingin membeli, saking ramainya. Panggung riuh sejak sore, suara MC bergantian menyampaikan apa yang sedang terjadi di panggung utama, sesekali berkeliling berinteraksi langsung dengan penggiat komunitas. Tempat-tempat instragramable untuk berfoto tak pernah sepi. Sore menjelang malam, sinyal sangat susah. Saya berkesimpulan semua orang yang hadir sedang saling berebut sinyal. Intinya, Pesta Komunitas Makassar sangat ramai.

image

Pesta selesai, seperti tahun-tahun lalu tentu saja banyak yang belum selesai, termasuk perasaan-perasaan yang menunggu diselesaikan (ehem). Sejak PKM 2014 saya sudah merasa, yang keren dari PKM bukan hanya apa yang terjadi di hari H tapi apa yang terjalin dari proses menyukseskan PKM itu sendiri, kita sebut itu #gara2PKM. Yah, gara-gara terlibat dalam PKM saya memiliki banyak teman, banyak kenalan baru dan semakin memperkuat ikatan dengan komunitas lain. Gara-gara PKM, saya belajar banyak hal tentang berkomunitas, lebih bangga lagi dengan anak-anak Makassar yang ternyata keren-keren dan kreatif. Saya bangga dengan teman-teman panitia yang meluangkan waktu, harus ikut berdrama  hingga tidak mandi dua hari (bagi yang tidak mandi). Kekurangan pasti ada. Juga, kita tidak akan bisa membuat semua orang terkesan tapi tetap saja saya mau bilang terima kasih teman-teman, kalian Keren. Makassar Keren.  

Jadi, Pesta Komunitas Makassar 2017 harus ada yah 🙂

Tulisan ini diikutsertakan pada lomba yang diadakan oleh komunitasmakassar.org

4 thoughts on “Pesta Komunitas Makassar 2017 Harus Ada,.

    1. Amin. PKM 2016 kemarin sih termasuk yg banyak skali pra event dan rencana pasca event.. Tapi ya semoga dibaca sama teman2 yg akan melanjutkan PKM2017 o/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *