Photostory : Seragam Untuk Pasukan Bintang

Komunitas Pecinta Anak Jalanan (KPAJ) Makassar secara rutin membagikan seragam dan perlengkapan sekolah bagi adik-adik yang kami sebut Pasukan Bintang. Bagi adik-adik yang baru akan masuk sekolah, naik jenjang pendidikan dan seragam tak layak lagi, berusaha kami penuhi kebutuhan keperluan sekolahnya. Berarti banyak uang dong yah KPAJ? Nggak juga ding, banyak rejeki iya alhamdulillah. Kalau tak cukup uang untuk membeli seragam, selalu saja ada yang berdonasi perlengkapan atau menyumbangkan pakaian yang masih layak digunakan adik-adik. KPAJ adalah komunitas sosial yang menyekolahkan anak jalanan, memberikan beasiswa dan membuka sekolah nonformal tiap pekan. Tentang KPAJ Makassar bisa dibaca di tulisan saya di blog sebelumnya di tulisan sini

Beberapa minggu sebelum tahun ajaran baru, kami mengadakan kunjungan ke lingkungan rumah mereka. Bersilaturahmi, memeriksa perlengkapan dan seragam mereka. Kami melakukan pendataan berapa anak yang bisa kami support seragam baru berikut ukuran mereka, memeriksa kalau-kalau sepatu atau baju yang mereka anggap sudah rusak ternyata masih bisa diperbaiki. Karena harus dipahami posisi teman-teman KPAJ sebagai penyalur donasi yang selalu berusaha sebaik dan seadil mungkin untuk menyampaikan amanah dari donatur.

Salah Satu Sudut di Lingkungan Tinggal Adik-adik

Mereka tinggal di Perintis Kemerdekaan 6, lingkungan rumah petak-petak yang dibagi sedemikian rupa. Ketika memasuki lorong mereka akan sontak teriak, ada yang berlarian “Kaaaak” pekikan khas yang akan didengar ketika berkunjung. Mereka akan menyalami tangan, bertanya kabar dan tujuan kedatangan, lalu menggandeng tangan kakak siapapun yang berkunjung.

Salah Satu Adik Mengantar Kakaknya Berkeliling

Berkeliling kompleks yang sempit, akan dijumpai ibu-ibu maupun bapak di pinggir jalan yang luasnya hanya cukup satu motor untuk melintas. Kakak yang sering datang maupun yang baru datang akan disapa dengan ramah. Pokoknya kalau tahu yang datang adalah kakak dari anak-anak mereka, sepanjang jalan akan ditawari mampir. saya sering tidak enak jika sedang berkunjung, hanya ingin mampir menyalami lantas mereka yang sedang duduk berkerumun menghambur menyilakan masuk ke rumah.

Kak Sahara Memeriksa Perlengkapan Sekolah Adik-adik

Kami tidak mengiyakan semua permintaan adik-adik dan orangtua yang berkata baju atau sepatu mereka telah rusak. Kak Sahara dan kakak lainnya memeriksa satu persatu perlengkapan mereka. Ada yang memang sudah sangat tidak layak, ada yang hanya perlu sedikit diperbaiki hingga benar-benar masih bisa digunakan. “Pakai mi dulu Dek, nanti kakak gantikan kalau sudah cukup uangnya nah”

Memeriksa Kelayakan Seragam

“Ini celananya sudah tidak muat Dek”

“Sepatunya kodong rusakmi, dulu saja itu dia pungutji di tempat sampah nah cocok kakinya”

Tidak sedih yah kakak KPAJ kalau Ibu-Ibu mereka memelas begitu? Saya pribadi tidak. Saya lebih sedih kalau akhirnya mereka menyerah dengan keadaan. Tidak peduli lagi anaknya harus sekolah atau tidak. Semakin mereka protes semakin saya merasa kami memang ada gunanya bagi mereka. Semakin kami bersemangat mendukung mereka bersekolah.

Rumah di Perintis Kemerdekaan 6

Mereka (Pasukan Bintang) memang tinggal di lingkungan yang sama. Hampir saling kenal semuanya. Hal ini memudahkan kami untuk memeriksa perlengkapan sekolah, ataupun membagikan beasiswa. Meskipun telah berulang kali mengunjungi lingkungan mereka, saya tetap selalu saja tersesat. belokan dan sudut-sudut jalannnya semuanya mirip.

“Ini Sepatunya yang kita belikan dua tahun lalu masih bagus”

Setelah melakukan pendataan perlengkapan yang mereka butuhkan, kami selanjutnya akan melakukan belanja bersama. Belanja pakaian, sepatu hingga alkat tulis. Namun sebelumnya kami harus mengunjungi sekolah mereka untuk tahu apakah mereka harus membeli seragam di sekolah atau boleh membeli di luar. Umumnya, membeli di luar adalah opsi yang lebih kami suka karena jauh lebih murah.

Mari Kita Pulang

Tugas hari ini selesai. Terima kasih kakak-kakak baik hati yang menyempatkan waktu dan tenaga. Mari kita pulang!

2 thoughts on “Photostory : Seragam Untuk Pasukan Bintang

  1. Aku salut dan bangga padamu Tari Artika. Apa yang kamu lalukan luar biasa 👍. Memang yang paling susah itu merubah mindset ya. Semoga apa yang KPAJ lakukan di catat menjadi amal baik ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *