Sehat ; Hak Seluruh Lapisan Masyarakat

Salah satu kebiasaan saya yang lumayan sehat adalah jalan kaki. Saya suka sekali jalan kaki, tapi jalan kakinya gak jauh-jauh juga. Misalnya jalan kaki dari rumah ke kantor, yang kalau jalan kaki santai biasanya bisa sampai 30 menit. Jalan kaki ke kantor pagi-pagi, serius? Lah iya, kalau santai-santai sambil pakai headset dan menikmati sepanjang jalan bisa kok. Apa gak keringetan? debu?. Salah satu yang saya suka dari sepanjang perjalanan saya ke kantor adalah saya melewati lorong-lorong yang serba hijau dan dilukis sana sini dengan cantik. Jalan di pinggiran kanal berasa lagi jalan di venesia. Gak jugaaaa hahaha

Meskipun tidak setiap hari, kalau sedang lowong dan tidak buru-buru pasti saya sempatkan untuk berjalan kaki. Tinggal di lingkungan lorong di pinggir kanal, jauh dari bayangan saya sebelumnya. Ternyata tidak kumuh sama sekali. Oke airnya kotor, tapi masyarakatnya menanam berbagai tanaman hias di pinggir kanal, tembok di cat warna warni, banyak kegiatan yang menyenangkan seperti bermain bulu tangkis. Pokoknya seru lah lingkungan tempat tinggal saya. Masyarakatnya punya kebiasaan yang baik untuk di contoh oleh masyarakat di lorong-lorong di  kota Makassar.

Lorong di Asal Mula

Satu hal yang menarik perhatikan saya dari kebiasaan masyarakat di Makassar adalah banyaknya lorong-lorong. Permukiman yang sempit dan jauh dari keramaian tidak membuat kreatifitas masyarakat hilang. Justru jadi lebih berkembang dan hidup. Misalnya, kompleks Asal Mula di Tamalanrea. menjelang agustusan, jalanan disulap jadi arena berlomba. Sepanjang lorong penuh umbul-umbul merah putih, dan yang lebih serunya lagi dipasangi payung-payung di satu titik perempatan jalan. Sangat instagramable dan kreatif. Pemuda-pemudanya keren. Makassar emang keren nih.

Selain lorong saya di Kerung-Kerung dan lorong di Asal Mula sana. masih ada satu lorong lagi yang menarik perhatian saya yaitu Rappocini. Ada satu lorong yang diberi nama Kampung Berseri Astra yang tidak kalah kreatif dari dua lorong yang saya ceritakan tadi. Bukan cuma kreatif dengan pengelolaan tata lorong tapi juga berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan di sana. Termasuk pemberdayaan masyarakat dengan membuat bank sampah. Bank sampah ini berlokasi di RT 002-RW 001, Kelurahan Rappocini. Kehadiran bank sampah ini merupakan inisiasi program Kampung Berseri Astra (KBA) yang diwujudkan oleh Astra International Tbk yang berafiliasi (affiliated company atau Affco) dengan sejumlah grupnya di Makassar.

Lorong Rappocini ll sumber : mediawarta.com

Bukan cuma lorong Rappocini yang disulap jadi cantik dipandang mata. Selain bank sampah, dibentuk pula lorong garden, posyandu, pendidikan anak usia dini (PAUD). Juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pengrajin rotan. Semuanya well prepared dan bisa banget menjadi percontohan beberapa kelurahan lain di Makassar. Rappocini dipilih oleh Astra sebagai lorong percontohan karena memenuhi beberapa kriteria setelah melakukan survei di beberapa tempat. Kriteria disesuaikan dengan empat pilar utama Astra yaitu Lingkungan (bersih), Kesehatan (sehat), Pendidikan (cerdas), dan Pemberdayaan Ekonomi (produktif). Empat pilar tersebut sangat sesuai dengan bentuk masyarakat di Rappocini yang bisa dikembangkan. Masyarakat yang sadar akan empat pilar ini akan menjadikan lingkungan sekitar tidak hanya nyaman untuk dihuni namun juga cocok menjadi percontohan bagi lorong lain.

Mobil Kesehatan Astra

Kepedulian Astra terhadap Makassar melalui Inspirasi 60 Tahun Astra juga tampak pada lini kesehatan yang diwujudkan melalui berbagai bantuan, seperti pembagian jamban gratis, pembangunan lorong sehat, dan pos kesehatan kelurahan. Seperti salah satu program Mokesa atau Mobil Kesehatan Astra yang dilengkapi tim medis untuk memberi penanganan kepada warga, terutama masyarakat yang berekonomi lemah. Bukan hanya pendidikan, sehat adalah hak seluruh lapisan masyarakat. Hal itulah yang menajdi salah satu cita-cita Astra, cita-cita bangsa, cita-cita kita bersama.

24 thoughts on “Sehat ; Hak Seluruh Lapisan Masyarakat

  1. Tari suka jalan kaki? Waah, kita sama dong. Udah punya gaya hidup sehat, Makassar juga makin aktif menebar pelayanan kesehatan yang mantap. Apalagi di tambah Astra. Cucoook deh. Haha.

    1. Sukaaaa.. Semoga jalan-jalan di Makassar makin bersahabat untuk jalan kaki yaah.. Biar orang2 kayak kita bisa nyaman jalan kemana aja.

  2. Jalan kaki bagiku masih sulit karena tinggal di gowa dan banyak beraktifitas di Makassar huhuhu. Haruska ngecharge semangat lagi untuk rutin olahraga. hahaha

  3. Saya tinggal tidak jauh dari Rappocini tuh, tepatnya di Kompleks Faisal. Lihat tampilan Rappocini yang sekarang rasanya pengen juga Kompleks Faisal seperti itu. Segar dan indah dipandang.

    1. iyap kak.. kedepannya kalau lorong2 semuanya kayak begini penghuninya pasti akan nyaman untuk menghuni..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *